Memiliki keinginan untuk berhubungan intim saat hamil merupakan hal yang wajar. Hamil juga tidak menjadi halangan bagi pasangan yang ingin tetap dekat. Janin di dalam kandungan sudah dilindungi oleh kantung ketuban, otot rahim, dan lendir tebal yang menutup leher rahim. Jadi, tidak perlu khawatir karena janin akan tetap aman. Berhubungan intim juga tidak akan membuat keguguran atau lahir secara prematur. Hanya saja terdapat aturan main jika ingin tetap berhubungan intim. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan oleh para ibu yang sedang hamil sebelum melakukan hubungan intim dengan suami antara lain:

  • Kondisi kesehatan ibu harus sehat dan stamina baik
  • Posisi saat berhubungan juga harus pas, tidak mengganggu kehamilan
  • Ibu hamil juga tidak menunjukkan adanya kondisi yang berbahaya pada kehamilan seperti flek saat berhubungan
  • Cobalah untuk melakukan konsultasi kepada dokter untuk mendapatkan anjuran yang tepat sesuai dengan kondisi kehamilan

Baca juga : Jangan Setubuhi Istri Saat Haidh atau Nifas

Sejak usia berapa boleh berhubungan intim saat hamil?

Melakukan hubungan intim memang tidak dilarang hanya saja, lebih menghindari melakukan pada awal-awal kehamilan atau paling tidak dikurangi. Karena pada usia tersebut, adalah waktu kritis dari kondisi kehamilan mengingat tubuh baru melakukan penyesuaian dengan adanya janin yang berkembang. Risiko keguguran juga tinggi di awal kehamilan jadi setidaknya untuk menghindari hubungan intim terlebih dulu.

Sekitar usia 16 minggu waktu yang tepat untuk kembali melakukan hubungan intim, karena pada masa itu hormon tubuh sudah mulai stabil, gejala kehamilan seperti mual-mual dan badan lemas sudah mulai berangsur mereda. Kondisi ibu hamil juga sudah mulai membaik sehingga staminanya juga ikut baik. Selama masa kehamilan, posisi apa saja bisa dilakukan selama itu memberikan kenyamanan bagi ibu hamil dan tidak membuat kehamilan jadi bermasalah.

Baca juga : Apa Sih Kunci Kebahagiaan Suami dan Istri?

Hal yang harus diperhatikan ketika berhubungan intim dengan ibu hamil  

Berhubungan intim pada saat hamil tua sangat disarankan, karena hal ini akan membantu dalam proses persiapan menghadapi persalinan. Namun kembali lagi untuk dilakukan dengan cara yang benar mengingat perut sudah membesar.

Utamanya adalah keterbukaan untuk meningkatkan kepuasan seksual. Karena berhubungan intim saat kehamilan memang aman tapi juga tidak mudah untuk dilakukan. Selain itu ada hal-hal yang dilarang yaitu saat kondisi kehamilan memiliki risiko tinggi, sehingga disarankan untuk menunda sampai kelahiran. Upayakan yang terbaik, mulai dari frekuensi, waktu dan cara aman supaya tidak membawa dampak buruk bagi kehamilan.