Mau menjadi satu-satunya dan tak ada duanya adalah keinginan setiap pasangan. Namun kadang kala sebab keinginan itu kamu jadi bertanya aneh dan justru menjadi petaka bagi hubunganmu. Tidak sepenuhnya salah memiliki keinginan untuk mengetahui bagaimana perjalanan hidup pasangan. Mulai dari keluarga, hingga percintaan termasuk masa lalu.

Jika kamu sudah menikah, ada baiknya kamu berusaha menahan rasa ingin tahu terhadap hal percintaan pasangan. Wajar saja jika kamu penasaran dengan hal tersebut. Namun kamu harus tahu batasannya. Sebab, bisa jadi ada hal-hal sensitif mengenai masa lalu yang sebaiknya tidak ditanyakan.

Jika nanti kamu sudah menikah, jangan pernah tanyakan masa lalu pasanganmu. Terlebih, jika ditanyakan adalah aib terdahulu. Artinya, bertanya mengenai masa lalu bertujuan agar tidak jatuh ke dalam lubang yang sama. Kesempatan yang baik untuk bicara, kamu juga harus menyiapkan diri untuk mendengar setiap jawabannya. Jangan sampai justru memperkeruh hubunganmu dengan pasangan.

Semua itu sebenarnya adalah pilihan yang bisa kamu pilih. Seperti apa menghadapi pasangan adalah pilihan dan konsekuensi yang harus diambil. Namun ada tiga hal yang sebaiknya jangan ditanyakan kepada pasangan sebab bisa menimbulkan masalah yang baru.

1. Perasaan masa lalu dengan mantan

Menurut Jonathan Bennet seorang pakar hubungan mengatakan pertanyaan ini membuat pasanganmu berada pada posisi tidak bagus. Pertanyaan dengan tendensi menuduh dan meremehkan pasangan sangat berbahaya untuk ditanyakan. Jika yang keluar adalah emosi yang buruk akan berimbas kepada hubungan kalian. Percaya pada pasangan, ketika mereka telah memilih menandakan bahwa dia lebih mencintaimu dibanding orang lain.

2. “Pernah berbuat apa saja dengan mantan?”

Simpan pertanyaan ini, kalau pun ingin bertanya, salah satu alasan rasional menanyakan hal ini adalah untuk kesehatan dan menghindari penyakit menular yang kemungkinan dimiliki pasangan.

Namun ada baiknya pertanya yang berkaitan dengan masalah kesehatan reproduksi dipikirkan sebelum menikah dengan melakukan pemeriksaan medis.

3. Ketertarikan dengan mantan

Menurut Bennet, seandainya pasanganmu memiliki ketertarikan dengan mantan, maka ia akan cenderung untuk bohong. Pertanyaan ini mungkin bisa muncul jika ada bukti yang kuat akan hubungan kelanjutan pasanganmu dengan mantan. Namun, biasakan bicara dengan fakta dan mengurangi emosi agar makna dari pernyataan dan percakapan bisa tercapai dengan baik. hal ini untuk mencegah kamu menuduh pasangan dengan hal yang tidak-tidak.

Nah, itu dia pertanyaan yang sebaiknya tidak ditanyakan. Sederet pertanyaan lain terkait masa lalu akan sangat melukai pasanganmu yang mungkin sudah berusaha sangat keras untuk bangkit dari beban luka itu. Kamu memilih menikahi pasanganmu, untuk meniti kehidupan hari ini dan menata masa depan. Maka tidak perlu mengorek luka lama yang dengan kasih sayang telah ditutupi.

Apa yang pernah terjadi di masa lalu, biarlah menjadi pelajaran berharga untuk mendidik generasi berikutnya agar tidak jatuh pada lubang yang sama. Terimalah pasanganmu, sepaket dengan segala aib masa lalu yang sudah disesalinya. Jangan sampai masa lalu jadi masalahmu. Semoga kelak kamu dan pasanganmu bahagia selalu.