Pernah tidak kamu perhatikan, jika pasangan menikah akan berubah lebih berisi atau mengalami kenaikan berat badan. Sebenarnya sangat umum jika pasangan menikah mengalami hal tersebut setelah menikah. Itu merupakan pertanda sehat dan memang hal yang seharusnya terjadi. Namun sebagian besar menganggap bahwa kenaikan berat badan adalah bencana.

Dan tidak jarang sebagian orang beranggap bahwa hubungan seks yang rutin menjadi penyebab utama kenaikan berat badan. Fakta atau tidak ya? berikut di bawah ini penjelasan penyebab istri atau suami jadi gemuk setelah menikah.

1. Bermalas-malasan di rumah

Menurut Profesor nutrisi bernama Jeffrey Sobal, Ph. D di Cornell University di Ithaca, NY, sebagian besar waktu yang dihabiskan bersama pasangan bersifat menetap, dan itu sering melibatkan makan.

Baca: 4 Tips Rumah Tangga Tetap Harmonis, Usir Orang Ketiga

Berduaan dengan suami seperti menonton televisi bersama memang menjadi cara untuk bisa membangun komunikasi yang baik, sehingga tidak salah melakukan hal ini. Namun aktivitas tersebut rupanya menjadi salah satu pemicu menambahnya berat badan. Bukan berarti kamu harus mengurangi aktivitas ini. Tetapi sebaiknya kamu juga mengimbangi dengan melakukan kegiatan aktif seperti bersepeda, jogging di pagi hari, atau berjalan-jalan setelah makan malam. Lakukan setidaknya 30 menit.

2. Pola makan yang berubah

Biasanya pola makan seseorang cenderung berubah setelah menikah. Pola makan yang berubah dapat meningkatkan berat badan. Setelah memiliki suami kamu harus sering masak dan mencicipi makanan. Biasanya makan sehari dua kali, bisa berubah menjadi sehari tiga kali.

Kamu juga lebih sering mengonsumsi camilan, apalagi perempuan dalam masa kehamilan yang harus memenuhi nutrisi ibu dan anak. Saat menikah, kegiatan diet juga seakan dilupakan. Kamu lebih memilih bersantai dan menyantap segala jenis makanan sehingga berat badan bertambah.

3. Faktanya berhubungan seks tidak membuat seseorang menjadi lebih gemuk

Banyak pasangan yang percaya jika hubungan seks yang teratur menjadi penyebab kenaikan berat badan. Padahal faktanya, hal tersebut tidak benar sebab belum ada penelitian yang membuktikan bahwa payudara atau pinggul perempuan membesar dan berubah bentuk setelah memiliki hubungan seks teratur.

Menurut Dr. Asha Jain, dokter kandungan dari India di lamar Times of India mengatakan tidak ada alasan fisiologis mengapa payudara atau pinggul menjadi membesar setelah seorang perempuan melakukan hubungan seks. Tidak ada pula sperma hasil ejakulasi bisa dicerna dan berasimilasi dalam aliran darah. Dalam hal apa pun, 2 ml – 3ml sperma (jumlah rata-rata ejakulasi) hanya mengandung sekitar 15 kalori.