Pernikahan identik dengan istilah makan-makan. Pengantin tentu harus mempersiapkan dengan baik untuk hidangan pernikahan. Menyediakan makanan dalam jumlahnya sangat banyak, berharap agar tamu undangan nyaman dan tidak kekurangan. Namun, bagaimana jika terdapat makanan yang masih tersisa?

Jika banyak makanan di sisa pernikahan, begini tips agar tidak mubazir:

1. Daur ulang makanan

Makanan dari pernikahan dianggap legal dan masih layak konsumsi untuk di daur ulang. Bagaimana caranya agar menjadi makanan baru yang tak kalah nikmat dari sebelumnya.

  • Pertama

Terdapat nasi di dalam hidangan pernikahan sebagai makanan pokok. Sebelum nasi menjadi kuning dan menimbulkan bau tidak sedap. Sebaiknya diolah menjadi nasi goreng. Untuk topping, kamu bisa memberikan telur, ayam atau sisa lauk pauk yang masih ada.

  • Kedua

Jika terdapat sisa sayur bening. Pisahkan air dengan sayuran yang bisa dipisahkan. Kemudian anda bisa menumis ulang dan menjadikannya sebagai menu tambahan.

  • Ketiga

Jika yang tersisa merupakan buah-buahan. Anda bisa mengolahnya menjadi jus atau kue bahkan krim.

2. Berikan pada orang lain

Pada saat pernikahan, tentu banyak kerabat dekat, bahkan keluarga besar kumpul menjadi satu untuk meramaikan acara pernikahan. Hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk menghabiskan banyak makanan di sisa pernikahan anda. Selain itu, anda bisa membagikan kepada tetangga dekat rumah sekiranya mereka yang menginginkan.

Namun ada baiknya juga jiak anda memberikan kepada orang yang membutuhkan. Untuk mereka yang tidak mampu, sehingga mengurangi tingkat kelaparan. Dalam artian anda sedekah terhadap fakir miskin sebagai langkah awal menuju yang lebih baik.

Sekiranya, anda ingin menyimpan makanan untuk diolah kembali. Hal tersebut memang bisa menghemat pengeluaran. Dengan menyimpan makanan untuk dihangatkan kembali. Namun, anda harus memperhatikan kembali bagaimana cara menyimpan makanan sisa dengan baik, sehingga tetap terjaga dan tidak memicu penyakit. Sebaiknya simpanlah makanan sisa kurang dari 2 jam setelah dihangatkan. Kecuali jika makanan tetap dihangatkan seperti sajian prasmanan.

  • Simpan makanan di dalam kulkas

Atur suhu di bawah 5°C, agar tetap menjaga kualitas makanan. Karena suhu tersebut aman untuk menyimpan makanan selama 3 sampai 4 hari. Jangan sampai menyimpan makanan lebih dari 4 hari.

  • Siapkan wadah khusus untuk daging

Jika terdapat masakan yang mengandung daging ataupun susu, sebaiknya dipisah dengan wadah tersendiri dan ditutup rapat. Kemudian beri label tanggal, sehingga dapat mengetahui sudah berapa lama makanan tersebut disimpan.

Nah, setelah mengetahui bagaimana tips agar tidak mubazir. Anda bisa menerapkan dengan baik tips di atas. namun ada baiknya anda dapat merencanakan menu masakan sebelum belanja dan berapa banyak masakan yang harus kamu buat dengan sebgitu abnyaknya tamu undangan. Karena meskipun bisa disimpan, makanan juga tetap akan semakin berkurang kenikmatan dan nutrisi yang terkandung di dalamnya.