Pernikahan merupakan hal yang sakral. Hal ini menjadi awal untuk membangun sebuah bahtera rumah tangga. Untuk bisa mewujudkan pernikahan yang diimpikan, semua itu bukanlah perkara mudah. Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan dengan matang. Mulai dari A sampai Z, kamu nggak mau kan pernikahanmu tidak sesuai dengan keinginan atau bahkan hancur berantakan?

Di bawah ini terdapat beberapa hal yang perlu dipersiapkan menjelang pernikahan:

  1. Komitmen Pernikahan

Sebelum menuju ke tahap persiapan pernikahan yang lebih dalam.  Kamu dan pasanganmu perlu kesiapan mental untuk membangun sebuah rumah tangga bersama. Kalian perlu membicarakan komitmen dan tujuan pernikahan, agar ke depannya kalian lebih yakin sehingga memiliki fondasi yang kuat untuk menghadapi berbagai macam situasi yang sudah menanti sebelum atau sesudah pernikahan.

Kalian bisa meluangkan waktu dengan mengadakan pertemuan seperti makan malam bersama. Tidak perlu formal, kalian hanya harus terbuka dan menciptakan rasa nyaman seperti bercerita pada umumnya.

Tujuannya, untuk mengkomunikasikan beberapa pembahasan sebelum menikah. Seperti tentang kebiasaan keluarga besar masing-masing, bagaimana cara berkomunikasi, pengelolaan finansial setelah menikah, target setelah menikah, termasuk pembagian tugas saat rumah tangga.

Hal di atas sangat bermanfaat untuk meningkatkan kepercayaan pada pasangan masing-masing agar tidak menimbulkan teka-teki atau bahkan sikap saling mencurigai.

  1. Kontrol kesehatan

Mengontrol kesehatan menjadi modal yang sangat diperlukan. Kalian bisa melakukan medical check-up untuk mengetahui kondisi masing-masing pasangan. Selain itu, medical check-up bisa menjadi referensi pertimbangan dalam membuat keputusan di masa depan dan mencegah kemungkinan buruk yang akan terjadi.

Pola makan juga sangat mempengaruhi kesehatan. Maka dari itu, kamu dan pasanganmu harus menjaga pola makan yang baik. Kalian juga bisa mengkonsumsi jamu-jamuan agar tubuh menjadi lebih prima. Selain pola makan, perawatan juga perlu dilakukan. Namun, hindari perawatan yang beresiko. Kamu perlu memanjakan diri untuk meningkatkan mood dan tidak stress menjelang pernikahan.

  1. Persiapkan ide konsep pernikahan

Setelah penentuan tanggal pernikahan, kamu akan dibuat pusing dengan konsep pernikahan. Kamu ingin A, pasanganmu ingin B. Nah, jangan sampai gara-gara konsep pernikahan kamu dan pasanganmu mendadak jadi berantem. Sesuaikan ide konsep pernikahan dengan budget yang kalian miliki.

Kamu perlu sharing dengan keluarga, kerabat dekat atau bahkan vendor pernikahan. Tentang bagaimana konsep pernikahan serta pembagian tugas. Ada baiknya jika kamu menggunakan wedding organizer, supaya tugas dan pikiranmu berkurang dan tidak terbebani. Selebihnya percayakan pada WO yang akan mewujudkan pernikahan impianmu. Namun, satu hal yang perlu diingat, berhati-hatilah dalam memilih wedding organizer.

  1. Fitting baju pengantin

Beberapa orang akan mempercayakan desain baju pengantin kepada penjahit langganan. Namun sebelum hari pernikahan, lakukan fitting baju agar bisa dipastikan baju itu sesuai ditubuhmu baik ukuran ataupun detail yang dimasukkan. Kamu nggak akan pernah tahu bagaimana berat badanmu ke depan. Selain fitting baju pengantin, kamu juga harus pastikan seragam kerabat dan para bridesmaid juga ya. jangan sampai kelewatan!

  1. Selesaikan semua urusan dengan vendor

Finalisasi perlu dilakukan untuk memastikan pernikahan impianmu sudah aman dan terkendali. Karena persiapan pernikahan juga akan mempengaruhi mental pengantin. Kamu nggak mau kan, di hari pernikahanmu masih banyak yang belum beres. Bukannya duduk manis di pelaminan, kamu malah dibuat pusing dan tidak tenang. Jangan sampai terjadi ya!

Hal-hal di atas bisa kamu terapkan menjelang pernikahan. Dengan begitu kamu bisa lebih dekat dengan pasangan dan meningkatkan tingkat kepercayaan. Beberapa persiapan pernikahan jangan kamu anggap sepele, bisa-bisa nanti kamu kelimpungan saat pernikahan. Sikap terbuka dengan pasangan dan keluarga sangat diperlukan agar tugas yang kamu miliki berkurang. Jadi sudah sampai tahap mana persiapanmu dengan pasanganmu?